REVIEW JURNAL - BUILDING BRAND COMMUNITY

MEMBANGUNKOMUNITAS MEREK
 
James H. McAlexander, John W. Schouten, & Harold F. Koenig


Komunitas merek dari perspektif pengalaman pelanggan adalah bentuk hubungan di mana pelanggan dikelola. Hubungan yang penting termasuk antara pelanggan dan merek, antara pelanggan dan perusahaan, antara pelanggan dan produk yang digunakan, dan antara pelanggan dewasa. Penulis meneliti dengan cara etnografi pada komunitas merek dan menguji penemuan kunci dalam metode kuantitatif. Secara konseptual, pembelajaran menyatakan maksudnya bahwa pembedan dari penelitian utama dalam empat cara penting: Pertama, ini mengeluarkan pengertian untuk komunitas merek hingga entitas dan hubungan pengabaian dengan penelitian sebelumnya. Kedua, ini memperlakukan karakteristik utama pada komunitas merek, seperti konsentrasi geo sementara dan kekayaan untuk konteks geotemporal, secara dinamis daripada fenomena statis. Ketiga, ini menunjukkan bahwa pemasar dapat memperkuat komunitas merek dengan memfasilitasi pengalaman pangsa pelanggan dalam cara bahwa setelah karakteristik dinamis ini. Keempat, ini menghasilkan sebiah konseptualissi yang baru dan lebih kaya pada loyalitas pelanggan sebagai sebuah integrasi dalam komunitas merek.
Selama berpuluh-puluh tahun, pemasar telah mencari "Cawan Suci" untuk loyalitas merek. Seperti halnya seperti legenda Cawan Suci untuk pencarian Arthurian membuat janji kehidupan dan pembaharuan, peralatan pemasar untuk loyalitas merek dan ikon persaudaraannya, ingatan pelanggan, janji keuntungan jangka panjang dan pangsa pasar (Bhattacharya, Rao, dan Glynn 1995; Reicheld dan Sasser 1990). Sayangnya, pejuang pemasaran menghadapi masalah ketakutan: Mereka tidak memahami sepenuhnya apa ketakutan yang dilihat seperti apa atau di mana ini dapat ditemukan. Sebagai hasilnya, pemasar telah menemukan strategi dan gambaran program untuk membagun loyalitas dengan informasi yang terbatas mengenai pengaruh nyatanya atau keseluruhan konsekuensi (Dowling dan Uncles 1997; Frournier, Dobschs dan Mick, 1998).
Untuk mengalamatkan masalah ini, kita melihat tempat di mana dapat menemukan pelanggan yang loyal, dan kita mempelajari proses yang menuntun pada loyalitas mereka. Apa yang kita temukan adalah tempaan pelanggan dan kekuatan berbagai hubungan. Banyak permintaan sekarang untuk loyalitas grail telah mengandung risiko dalam daerah hubungan pemasaran (lihat Garbarino dan Johnson 1999). Gruen, Summers dan Acito 2000; Price dan Arnould 1999). Seperti kepentingan baru dalam praktek pemasaran (Berry 1995; Deighton 1996; Gundlach, Achrol, dab Mentzer 1995; Webster 1992), sebuah focus dalam hubungan pelanggan ditunjukkan sebagai sebuah kesempatan untuk peningkatan persaingan (Berry 1983, 1995; Kalwani dan Naryandas 1995; peppers dan Rogues 1993). Hubungan yang kita teliti adalah dalam banyak cara yang berbeda dari mereka yang telah focus pada penelutuan utama (lihat Frournier 1998). Kita menemukan bahwa pelanggan dan pemasar bersama-sama membangun komunitas. Dalam memperluas komunitas ini, kita menemukan cara baru untuk memahami loyalitas.

Ulasan diatas hanya versi singkat aja
Untuk versi lengkapnya atau
Butuh referensi jurnal lainnya
Silakan hubungi saya
Diana - o85868o39oo9
Ditunggu Ordernya Yaa
Thanks 

Tambahan Istilah Komputer (Terjemahan)

Bahasa Inggris
Bahasa Indonesia
abort gugurkan
access akses
access management manajemen akses
access unit unit akses
account akun; rekening
action button tombol tindak, tombol aksi
action setting penataan tindak, penataan aksi
active desktop destop aktif
add-ins tertambah
address alamat
address book buku alamat
administration administrasi
administration domain ranah administrasi
advisory system sistem penasihat
affirmation penegasan
agenda agenda
algorithm algoritma
alias alias
align left rata kiri
align right rata kanan
alignment perataan
alternate silih
alternate recipient penerima pilihan
animation animasi
anonymous remailer penyurat-balik anonim
append bubuh
application aplikasi
apply terapkan
apply design desain terapan
arrange susun
array larik
artificial intelligence kecerdasan buatan, intelegensi buatan
ascending menanjak, urut naik
attribute atribut
auto clip art gambar klip otomatis
auto-correct pembetulan otomatis, otokoreksi
auto-forward maju otomatis
auto-replay putar ulang otomatis
auto-reply balasan otomatis
autofit otofit
autoformat format otomatis, otoformat
automatic learning pemelajaran otomatis
autoshapes bentuk otomatis
autosum total otomatis; jumlah otomatis
back balik; belakang
back slash garis miring kiri
back space spasi mundur
back up (rekam) cadangan
background latar belakang
backtracking lacak balik
backward chaining perantaian balik
band pita
bandwidth lebar pita
bar batang
bar-code kode batang
bar-code reader pembaca kode batang
bar-code scanner pemindai kode batang
base basis
batch tumpak
best-first search telusur pertama terbaik
binary biner
bit bit
bit map peta bit
blackboard model model papan tulis
blind copy recipient penerima kopi buntu; penerima salin buntu
body bodi; badan
body text teks tubuh
bold tebal
border batas
bps bps
breadth-first search telusur pertama lebar
break putus
broadcast mail surat siaran
broadcast videography videografi siaran
browse ramban; jelajah
browsers peramban; penjelajah
buffer penyangga
bug kutu
bullet bulet
button tombol
byte bita
cache memory memori tembolok, memori singgahan
cancel batal
capacity kapasitas
capslock kancing kapital
caption takarir
card kartu
cartridge kartrid, selongsong, patrun
cartridge disk disket kartu
cascade riam
cell sel
center tengah
central processing unit (CPU) unit pengolah pusat (UPP)
change case ubah karakter
channel saluran, kanal
character aksara; karakter
chart bagan
chatting rumpi
clear bersih; bersihkan
click klik
client klien
close tutup
closed file berkas tertutup
cluster gugus; rumpun
coding pengodean
color warna
color monitor monitor warna
column kolom
comments komentar
common name nama umum
computer komputer
computer aided berbantuan komputer
computer aided design (CAD) desain berbantuan komputer (DBK)
computer aided instruction instruksi berbantuan komputer
computer aided manufacturing pemanufakturan berbantuan komputer
computer conference konferensi komputer
computer memory memori komputer
computer network jaringan komputer
conclusion part bagian kesimpulan
content isi
content type tipe isi
control(ctrl) kontrol (ktrl), kendali
convert ubah
copy salinan; kopi
copy recipient penerima salinan
count cacah
country name nama negara
crack rengkah
cracker perengah
create new buat baru
cursor kursor
custom views tilik pesanan, tilik suai
customizes sesuai
cut potong
cut-off putus
daemon jurik
data data
data analysis display tampilan analisis data
data anaysis analisis data
data bank bank data
data interchange saling tukar data
data logging pencatatan data
data processing pemrosesan data, pengolahan data
data processor pemroses data
database pangkalan data, basis data
datasheet lembar data
date tanggal
debug awakutu
decimal desimal
declarative knowledge pengetahuan deklaratif
decoding pengawasandian
decrease kurang; susut
deduction deduksi
deductive inference inferensi deduksi
deferred delivery pengiriman tertunda
delete hapus
delete item butir hapus
delivery pengiriman
delivery notification pemberitahuan pengiriman
depth-first search telusur pertama kedalaman
descending menurun, urut turun
design desain; rancangan
desk application aplikasi meja
digit digit
digital digital
digital computer komputer digital
direct submission submisi langsung
direct user pengguna langsung
directory direktori
directory information informasi direktori
directory management manajemen direktori
directory name nama direktori
directory system sistem direktori
directory system agent agen sistem direktori
directory user pengguna direktori
directory user agent agen pengguna direktori
disc disket; cakram; diska
disclosure of other penyingkapan lain
disconnected network drive pemacu jaringan tak-tersambung
discuss diskusi
disk drive penggerak disket; penggerak cakram
disk memory memori disket; memori cakram
diskette disket
display tayangan
display station monitor peraga
distribution list senarai distribusi
document dokumen
document delivery pengiriman dokumen
document interchange saling tukar dokumen
domain ranah
domain knowledge pengetahuan ranah
domain model model ranah
domain name server server nama ranah; peladen nama ranah
down anjlok
download unduh
drag seret
draw gambar; lukis
draw table buat tabel
drawing penggambaran
drive penggerak
dummy tiruan
edit edit
electronic data proccessing (EDP) pemrosesan data elektronik (PDE)
electronic archive arsip elektronik
electronic data data elektronik
electronic document dokumen elektronik
electronic mail surat elektronik
electronic mailbox kotak surat elektronik
electronic messaging pemesanan elektronik
emoticon ikon emosi
encoded information informasi tersandi
encoding penyandian
encryption enkripsi
end selesai; tamat
enter enter
entry entri
envelope amplop
episode episode
erase hapus
eraser penghapus
error galat
esc(ape) hindar; keluar balik
evaluation function fungsi evaluasi
exit keluar
expert system (ES) sistem pakar (SP)
expiration date tanggal ekspirasi
expiry date indication indikasi tanggal kedaluwarsa
explorer penjelajah
export ekspor
facsimile faksimile
facsimile machine mesin faksimile
fax faks
fax board papan faks
fax machine mesin faks
fax modem modem faks
feedback balikan; umpan balik
fetch jemput; ambil
field ruas
field length panjang ruas
file berkas
file name nama berkas
filing pemberkasan
fill isi
fill character isi karakter
filter tapis; filter
filtering penapisan
find cari; temukan
firmware peranti tegar, perangkat tegar
floppy disk disket liuk; cakram liuk
folder pelipat
font huruf; fonta
font size ukuran huruf
footer kaki halaman
foreground latar depan
format format
format painter pewarna format
formula formula, rumus
forward depan
forward chaining perantaian maju
frame bingkai
front-end ujung depan
full screen layar penuh
gateway gerbang
general umum
generate bangkitkan
get dapatkan
gigabyte gigabita
go to menuju
gridlines garis kisi
hack retas
hacker peretas
hang macet
hanging indent inden macet
hard disk cakram keras
hardware perangkat keras
header tajuk
heading penajukan
help bantuan
heuristic search telusur heuristik
hide tersembunyi
highlight sorot
history sejarah
home pangkal
home base basis pangkal
horizontal horizontal
hub hub
hyperlink hipertaut
identity (ID) identitas (ID); tanda kenal
If-then rule kaidah jika-maka
If-then statement pernyataan jika-maka
image interpretation inteprestasi citra
image understanding pemahaman citra
image recognition rekognisi citra
import masuk; impor
in-basket masuk keranjang
inbox kotak masuk
indent inden
index indeks
inference engine mesin inferensi
informatics informatika
information informasi
information object objek informasi
information system sistem informasi
information technology (IT) teknologi informasi (TI)
input masukan
input data data masukan
input/output (I/O) masukan/keluaran (M/K)
insert sisip, sisipan
install instal
instruction pembelajaran, instruksi
integrated software perangkat keras terpadu
interactive videography videografi interaktif
interface antarmuka
intranet intranet
IP (identification personal) address alamat PI (personal identifikasi)
italic italik; miring
joining penggabungan
key kunci; tombol
key field medan kunci; medan tombol
key lock terkunci
keyboard papan ketik; papan tombol
keyboard entry entri papan ketik; entri papan tombol
keyboard printer pencetak papan ketik
keypad bantalan kunci
keyword kata kunci; kata sandi
kilobyte kilobita
knowledge acquisition persyaratan pengetahuan
knowledge base basis pengetahuan
knowledge engineer insinyur pengetahuan
knowledge engineering rekayasa pengetahuan
label label
landscape lanskap
launch luncur
launching peluncuran
leased line jalur sewaan
left kiri
legal pleadings pembelaan legal
letters and fax surat dan faks
line garis; jalur
links taut
list senarai
load muat
lock kancing
log in log masuk
log off log keluar
log on log masuk
log out log keluar
lower case sosok (huruf) bawah
macro makro
macro instructions instruksi makro
macroprocessor makroprosesor; pemroses makro
magnetic disc storage penyimpan disket magnetik
mail surat
mail broadcaster penyiar surat
mailbox kotak surat
mainframe bingkai induk; kerangka induk
management domain ranah manajemen
map network drive pemacu jaringan peta
master data data utama; data induk
master file berkas induk
means-end analysis analisis rerata-akhir
media player penggelar media
megabyte megabita
memo memo
memory memori
memory cache memori tembolok
memory capacity kapasitas memori
menu menu
merge gabung
message pesan
message handling penanganan pesan
message retrieval temu kembali pesan
message storage penyimpanan pesan
message transfer transfer pesan
message transfer agent agen transfer pesan
microcomputer mikrokomputer; komputer mikro
microprocessor mikroprosesor; prosesor mikro
minicomputer minikomputer
missing penghilangan
modem modem
moderated conference konferensi terpadu
monitor monitor
monitor display tampilan monitor
motherboard papan induk
mouse tetikus
movie film
multi-tasking penugasan ganda
multimedia multimedia
multiple of firing ganda penyalaan
name resolution resolusi nama
naming authority otoritas penamaan
natural language bahasa alami
network jaringan
networking jejaring
new mail surat baru
nondelivery takterkirim
numbering penomoran
numlock kancing angka
O/R address alamat O/R
object objek
off padam
office automation otomasi kantor
offline terputus
ok oke
on hidup, on
on line terhubung; tersambung
open buka
operating system (OS) sistem operasi (SO)
operator operator
optical disk disket optik
option opsi; pilihan
originator originator
originator/recipient originator/penerima
other documents dokumen lain
out-basket keranjang luar
outline kerangka, ragangan
output keluaran
pack and go kemas dan jalankan
page default standar halaman
page down (PgDn) turun halaman
page number nomor halaman
page preview pratilik halaman
page set up tata halaman
page up (PgUp) naik halaman
page width lebar halaman
paragraph paragraf
password sandi lewat
paste pasta, rekat
paste special spesial pasta
pause jeda
percent style gaya persentase
physical delivery pengiriman fisik
physical delivery access akses pengiriman fisik
picture gambar
pixel piksel
port pangkalan
portrait potret
power daya
preview pratilik
preview not available pratilik taktersedia
primary storage penyimpan utama
print cetak
print area wilayah cetak
print out cetakan
print preview pratilik cetak
print screen cetak layar
printer pencetak
private domain name nama ranah pribadi
private management manajemen pribadi
probe kuar
process proses
processor pemroses; prosesor
program program
programmer pemrogram, programer
programmer analyst analis pemrogram; analis programer
programming pemrograman
programming language bahasa pemrograman
prompt siap ketik
proof of delivery service kedap layanan pengiriman
properties properti
protect proteksi; perlindungan
protocol protokol
publications publikasi
query permintaan, kueri
quit keluar
random access akses acak
random access memory (RAM) memori akses acak
read only memory (ROM) memori baca-saja
reader pembaca
ready siap
receipt menerima
received diterima
recipient penerima
record utas; rekam
redo jadi lagi
redundancy kelewahan; redundansi
refresh segar
release luncuran; terbitan
remove hapus
rename ganti judul, nama ulang
repeat ulang
replace ganti
replication replikasi
reply jawab
reply all jawab semua
reports laporan
reset tata ulang
resource sumber daya
restart start ulang
restore simpan ulang
resume teruskan lagi
retrieval temu kembali
retry coba lagi
return kembali
rewrite tulis ulang
right kanan
row baris
ruler mistar
run jalankan
save simpan
save as simpan sebagai
save as HTML (hyper markup language) simpan sebagai bahasa markah hiper teks (BMHT)
scan pindai
scanner pemindai
screen layar
scroll menggulung
scroll lock kunci gulung
search telusur
secondary recipient penerima sekunder
sector sektor
secure access akses aman
security keamanan
segment segmen
select pilih
select all pilih semua
send kirim
send to kirim kepada
sent item surat/butir terkirim
series seri
server peladen; server
set up show tata tampilan
setting penataan
setup tata
shading pembayangan
share workbook buku kerja bersama
shareable directory direktori terbagi
sheet lembar
shift alih
shut down tutup padam
signature tanda tangan
slash garis miring
sleep pudar
slide salindia
slide colour scheme skema warna salindia
slide from files salindia dari berkas
slide from outlines salindia dari ragangan
slide layout tata letak salindia
slide miniature miniatur salindia
slide number nomor salindia
slide show tampil salindia
slide sorter penyortir salindia; pemilah salindia
slot slot
software perangkat lunak
sort sortir; pilah
sound suara
source sumber
space spasi
spacebar batang spasi
speaker noter pencatat pembicara
spelling ejaan
split belah
splitting pembelahan
spread sheet lembar sebar
standby siaga
start mulai; star
start up hidupkan
status bar batang status
stop stop
stored message alert siaga pesan tersimpan
style gaya
style checker pemeriksa gaya
subdirectory subdirektori
subject subjek
submission submisi
subscriber penika bawah
subscript tika bawah
subtotals subtotal
superscript tika atas
symbol simbol
synchronize menyelaraskan; selaras
tab tab
table tabel
tape pita
taskbar batang tugas
teleconferencing telekonferensi
telecopy telekopi
telefax telefaks
teletext teleteks
telex teleks
template templat
terminal terminal
text (voice, image, video) teks (suara, citra, video)
text box kotak teks
theme tema
thread ulir
throughput terobosan
tile ubinan
time waktu
to fax ke faks
toolbars batang alat; batang perkakas
tools alat; perkakas
top-level domain name nama ranah aras puncak
trace runut
tracing facility fasilitas perunutan
track lintas, jalur
transfer transfer
transmission transmisi
transmittal event peristiwa transmital
underline garis bawah
undo tak jadi
unhide tak tersembunyi
up ungguh
up level naik aras
update mutakhir
upload unggah
upper case sosok (huruf) atas
user pengguna
user agent agen pengguna
user friendly akrab pengguna
user group kelompok pengguna
user interface antarmuka pengguna
utilities kegunaan
version versi
vertical vertikal
video conferencing konferensi video
videotext teks video
view tilik
viewdata data tilik
viewing screen layar penilikan
voice mail surat suara
wake up bangun
web pages halaman web
whole page halaman utuh
window jendela
wizard cekatan
word kata
work load beban kerja
work station anjungan kerja
zoom zum

MAKALAH - FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELIAN ONLINE DI SITUS KASKUS

PENDAHULUAN
Latar Belakang

Jumlah pengguna Internet di seluruh dunia sampai tahun 2007 mencapai angka 1,262,032,697 pengguna atau sekitar 19,1% dari 6,6 Milyar populasi dunia (Internetworldstats, 2007). Untuk kawasan Asia saja telah mencapai jumlah 461,703,143 pengguna (Internetworldstats, 2007) atau sekitar 36,6% dari jumlah pengguna internet di seluruh dunia. Sedangkan jumlah pengguna Internet di Indonesia pada tahun 2007 telah mencapai jumlah 20 juta pengguna (Internetworldstats, 2007) atau sekitar 8,5% dari jumlah masyarakat Indonesia. Pertumbuhan Internet didorong oleh semakin baiknya kemudahan penggunaannya, biaya akses dan telekomunikasi yang makin murah, komputer yang semakin murah dan cepat dan yang paling penting adalah meningkatnya jumlah informasi dan hiburan. Perubahan dramatis dalam bidang teknologi telah merubah cara hidup konsumen, cara belanja,  dan berinteraksi dengan yang lainnya.
Meningkatnya jumlah pengguna internet, telah menarik berbagai usaha bisnis untuk memasarkan produknya melalui internet. Internet dapat menyediakan channeluntuk memasarkan produk atau jasa secara online. Salah satu situs internet di Indonesia yang menerapkan konsep e-commerce adalah Kaskus. Website ini sangat ramai dikunjungi oleh web browser baik Indonesi maupun luar negeri. Kaskus ini terkenal karena situs ini menyediakan berbagai macam forum, termasuk forum jual beli dengan menyediakan pasar virtual untuk bertransaksi jual beli secara online. Melalui internet, Kaskus menjual produknya yang berupa apparel (pakaian jadi), handphone, mobil, dll.
Kaskus adalah situs forum komunitas maya terbesar di Indonesia.  Kaskus lahir pada tanggal 6 November 2000 oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Situs ini dikelola oleh PT. Darta Media Indonesia. Kaskus, yang merupakan singkatan dari Kasak Kusuk, bermula dari sekedar hobi dari komunitas kecil yang kemudian berkembang hingga saat ini. Kaskus dikunjungi sedikitnya oleh 500.000 orang, dengan jumlah page view melebihi 3.500.000 setiap harinya. Anggotanya, yang berjumlah lebih dari 900.000, tidak hanya berdomisili dari Indonesia namun tersebar juga hingga negara lainnya. Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga orang dewasa. Internet ini dapat menciptakan pasar virtual yang lebih ekonomis, efisien, danefektif yang tentunya memberikan berbagai keuntungan baik bagi penjual maupun pembeli. Pada umumnya, barang atau jasa yang dijual di FJB Kaskus relatif memiliki harga yang lebih murah dikarenakan penjual tidak harus membiayai sewa operasional toko, gaji karyawan, pajak, dsb. Meskipun ada juga penjual yang telah memiliki toko namun tetap menawarkan barangnya di FJB Kaskus yang dikarenakan bahwa pengunjung/calon pembeli banyak yang berkunjung di Kaskus. Bagi pembeli, pembeli dapat membeli tanpa harus pergi ke tempat penjual yang mungkin letaknya sangat jauh. Sejak awal didirikannya, Kaskus berhasil merespon kebutuhan pasar akan gaya hidup modern berbelanja online.
Respon positif terhadap forum jual beli Kaskus ini telah menciptakan peningkatan jumlah member Kaskus menjadi luar biasa tinggi. Akibatnya, Kaskus menjadi salah satu situs belanja online yang populer di Indonesia. Yang kemudian menarik adalah, bagaimana strategi situs Kaskus untuk dapat mempertahankan keunggulan kompetitif situs Kaskus agar tetap menjadi situs belanja populer di Indonesia.
Pada penelitian sebelumnya, dilakukan oleh Chung-Hoon Park dan Young-Gul Kim (2003) dengan judul “Identifying Key Factors Affecting Consumer Purchase Behavior in an Online Shopping Context” bertujuan untuk memberikan validasi empiris dari perilaku konsumen pada konteks pembelian online berbasis web. Studi ini mengadaptasi teori kepuasan pengguna informasi dan perilaku pembelian konsumen untuk menjelaskan respon konsumen terhadap layanan belanja online. Dalam penelitian ini juga diselidiki bagaimana konten dan presentasi informasi produk dan jasa mempengaruhi kemauan konsumen untuk berbelanja di toko online. Akhirnya, mereka mengidentifikasi dan mendiskusikan beberapa faktor yang mempengaruhi pembelian konsumen, seperti persepsi dan kepuasan. 
Makalah ini berusaha untuk menganalisis perilaku konsumen online Kaskus, khususnya yang berkaitan dengan faktor-  faktor yang mempengaruhi pembelian konsumen online di situs Kasksus.

Perumusan Masalah
Rumusan masalah yang ingin digali dalam penelitian ini adalah :
“Faktor – faktor apa sajakah yang mempengaruhi pembelian konsumen online di situs Kaskus?”

PEMBAHASAN
Landasan Teori
Suatu onlineshop, eshop, e-store, internetshop, webshop, webstore, virtual store, dapat dianalogikan dengan pembelian fisik jasa atau produk di toko retail atau di suatu mal pusat perbelanjaan. Belanja online adalah bentuk perdagangan elektronik yang digunakan pada transaksi business-to-business (B2B) dan business-to-consumer (B2C).
Ketika seorang pembeli berbelanja online, terdapat beberapa hal yang menjadi pertimbangan mereka, yaitu:
  1. Faktor kepercayaan (trust)
Ketika seorang berbelanja online, hal utama yang menjadi pertimbangan seorang pembeli adalah apakah mereka percaya kepada website yang menyediakan online shopping dan penjual online pada website tersebut. Kepercayaan pembeli terhadap website online shopping terletak pada popularitas website online shopping tersebut. Semakin popularitas suatu website, maka pembeli lebih yakin dan percaya terhadap reliabilitas website tersebut. Selanjutnya, kepercayaan pembeli terhadap penjual online terkait dengan keandalan penjual online dalam menjamin keamanan bertransaksi dan meyakinkan transaksi akan diproses setelah pembayaran dilakukan oleh pembeli. Keandalah ini terkait dengan keberadaan penjual online. Semakin berkembangnya teknologi, semakin berkembang pula modus penipuan berbasis teknologi pada online shopping. Pada situs-situs online shopping, tidak sedikit penjual online fiktif yang memasarkan produk fiktif juga. Seorang pembeli harus terlebih dahulu untuk mengecek keberadaan penjual online. Biasanya pada situs online shopping, situs akan menampilkan informasi tentang penjual-penjual yang “lapaknya” sering diakses oleh orang. Pembeli dapat memanfaatkan informasi ini ketika akan membeli online.

  1. Faktor kemudahan (ease of use)
Hal yang menjadi pertimbangan selanjutnya bagi pembeli online adalah faktor kemudahan penggunaan. Faktor kemudahan ini terkait dengan bagaimana operasional bertransaksi secara online. Biasanya calon pembeli akan mengalami kesulitan pada saat pertama kali bertransaksi online, dan cenderung mengurungkan niatnya karena faktor keamanan serta tidak tahu cara bertransaksi online. Di lain pihak, ada juga calon pembeli yang berinisiatif untuk mencoba karena telah mendapatkan informasi tentang cara bertransaksi online. Suatu website online shopping yang baik adalah yang menyediakan petunjuk cara bertransaksi online, mulai dari cara pembayaran, dan fitur pengisian form pembelian.
  1. Faktor Kualitas Informasi (Information Quality)
Informasi yang disajikan pada online shop sebaiknya mencakup informasi berkaitan dengan produk dan jasa yang ada pada online shopping. Informasi tersebut sebaiknya berguna dan relevan dalam memprediksi kualitas dan kegunaan produk atau jasa. Untuk memuaskan kebutuhan informasi konsumen/pembeli online, informasi produk dan jasa harus up-to-date, membantu pembeli online dalam membuat keputusan, konsisten, dan mudah dipahami.

Perilaku Konsumen (Consumer Behavior)
Pemahaman mengenai perilaku konsumen sangatlah penting dalam pemasaran. Menurut Engel, et al. (1994), perilaku konsumen adalah suatu tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk keputusan mendahului dan menyusuli tindakan ini. Terdapat dua elemen penting dari arti perilaku konsumen, yaitu: (1) proses pengambilan keputusan, (2) kegiatan fisik yang melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa ekonomis (Swastha, 1990).
Menurut Kotler dan Amstrong (2001), terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen, diantaranya yaitu faktor psikologis. Adapun macam dari faktor psikologis ini antara lain, yaitu: (1) Motivasi—adalah suatu kebutuhan yang secara cukup dirangsang untuk membuat seseorang mencari kepuasan atas kebutuhannya; (2) Persepsi—adalah proses dimana seseorang memilih, mengatur, dan menginterpretasikan informasi untuk membentuk gambaran yang berarti mengenai dunia; (3) Pembelajaran—adalah perubahan pada perilaku individu yang muncul dari pengalaman; (4) Keyakinan—adalah pemikiran deskriptif seseorang mengenai sesuatu, dan sikap—menggambarkan penilaian, perasaan, dan kecenderungan yang relatif konsisten dari seseorang atas sebuah obyek atau gagasan.
Dengan memilih, mengatur, dan menginterpretasikan hal-hal terkait produk yang ditawarkan dalam FJB (Forum Jual Beli), konsumen akan dapat merasakan bahwa mereka puas atau tidak puas terhadap kualitas produk yang ditawarkan. Jika mereka merasa puas, maka mereka akan memilih untuk membeli produk lewat FJB di situs Kaskus di masa depan, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, keputusan pembelian (buying decision) tepat untuk meneliti perilaku berbelanja online (online shopping behaviour) pada diri konsumen Di FJB Kaskus.

Belanja Online
Belanja online (online shopping) adalah proses dimana konsumen secara langsung membeli barang-barang, jasa dan lain lain dari seorang penjual secara interaktif dan real-time tanpa suatu media perantara melalui Internet itu. Melalui belanja lewat Internet seorang pembeli bisa melihat terlebih dahulu barang dan jasa yang hendak ia belanjakan melalui web yang dipromosikan oleh penjual.

Penelitian Sebelumnya
Pada penelitian sebelumnya, dilakukan oleh Chung-Hoon Park dan Young-Gul Kim (2003) dengan judul “Identifying Key Factors Affecting Consumer Purchase Behavior in an Online Shopping Context” bertujuan untuk memberikan validasi empiris dari perilaku konsumen pada konteks pembelian online berbasis web. Studi ini mengadaptasi teori kepuasan pengguna informasi dan perilaku pembelian konsumen untuk menjelaskan respon konsumen terhadap layanan belanja online. Dalam penelitian ini juga diselidiki bagaimana konten dan presentasi informasi produk dan jasa mempengaruhi kemauan konsumen untuk berbelanja di toko online. Akhirnya, mereka mengidentifikasi dan mendiskusikan beberapa faktor yang mempengaruhi pembelian konsumen, seperti persepsi dan kepuasan.
Hasil dari studi ini menemukan bahwa komitmen konsumen terhadap toko online sangat berkaitan dengan kepuasan informasi dan benefit rasional. Hasil mengimplikasikan bahwa informasi toko online yang mempengaruhi masing - masing loyalitas situs dan perilaku pembelian konsumen. Peneliti mengivestigasi efek diferensial dari kepuasan dan manfaat rasional dari informasi produk maupun jasa yang secara lebih kuat dipengaruhi oleh kualitas informasi produk. Hasil tersebut dapat menggambarkan bobot persepual konsumen yang berbeda dengan konten informasi yang disediakan oleh retailer online. Yaitu, dalam pencarian dan pembelian, kualitas informasi produk merupakan fitur penting yang mempengaruhi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan informasi dan manfaat relasional merupakan faktor penting yang mempengaruhi komitmen situs konsumen dalam konteks belanja online. Hasil dari pengujian mediasi menunjukkan bahwa persepsi atribut – atribut belanja memiliki efek tidak langsung pada komitmen situs, seperti yang dimediasi oleh kepuasan informasi dan benefit rasional.
Penelitian yang mengembangkan dan secara empiris memvalidasi model perilaku pembelian konsumen relaional dalam konteks belanja ini menemukan faktor – faktor penting yang mempengaruhi, yaitu : kualitas interface pengguna, kualitas informasi produk dan jasa, persepsi keamanan dan awareness situs yang ternyata memiliki pengaruh signifikan terhadap komitmen situs konsumen. Lebih lagi, penelitian ini juga menginvestigasi apakah kepuasan informasi dan benefit rasional memainkan peran signifikan pada hubungan perilaku pembelian. Pada konteks online shopping, fitur informasi dari situs belanja divalidasi menajdi faktor penting yang menentukan loyalitas situs pelanggan dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan apakah mereka akan belanja di toko online tersebut atau tidak. Penekanan pada pentingnya kualitas informasi produk dan desain interface pengguna pada pengembangan situs belanja online. Kualitas informasi layanan ditemukan menjadi faktor yang paling penting di antaranya.

Analisis
Pengaruh Kepercayaan (Trust) Terhadap Keputusan Pembelian Online di Kaskus
Untuk dapat mempertahankan hubungan jangka panjang dengan para pembelinya, pihak penjual online perlu menganut konsep kepuasan pelanggan (costumer satisfaction). Agar dapat bertahan hidup dalam era online shopping, pihak penjual online harus mempunyai pelanggan loyal (customer loyality) yang percaya terhadap ekselensi jasa online shopping.
Seiring maraknya kejahatan internet—seperti misalnya pembobolan kartu kredit dan penipuan, faktor kepercayaan (trust) menjadi hal yang sangat penting dalam transaksi online shopping. Konsep kepercayaan ini berarti bahwa pembeli percaya terhadap keandalan pihak penjual online yang dapat menjamin keamanan bertransaksi online. Keamanan berarti bahwa transaksi penjualan online dapat dipercaya.
Kepercayaan pembeli terhadap website online shopping terletak pada popularitas website online shopping tersebut. Semakin popularitas suatu website, maka pembeli lebih yakin dan percaya terhadap reliabilitas website tersebut. Selanjutnya, kepercayaan pembeli terhadap penjual online juga terkait dengan keandalan penjual online dalam menjamin keamanan bertransaksi, meyakinkan transaksi akan diproses setelah pembayaran dilakukan oleh pembeli, dan kesalahan penagihan pada kartu kredit atas “pembelian berulang”. Keandalan ini terkait dengan keberadaan penjual online. Semakin berkembangnya teknologi, semakin berkembang pula modus penipuan berbasis teknologi pada online shopping. Pada situs-situs online shopping, tidak sedikit penjual online fiktif yang memasarkan produk fiktif juga.
Untuk mengatasi masalah ini, terjadi diskusi – diskusi intensif dari beberapa pihak secara online (khususnya penjual dan pembeli) yang menghasilkan suatu usulan konstruktif : Rekening Bersama (Rekber). Aapun pemegang rekening bersama ini direkomendasikan oleh para penjual dan pembeli yang telah terbiasa bertransaksi di Kaskus.
Inti peran dari para pemegang Rekber ialah sebagai pihak ketiga dari transaksi yang dilakukan oleh penjual dan pembeli. Hal ini dimaksudkan untuk saling membangun kepercayaan dan menjaga keamanan transaksi yang menguntungkan semua pihak. Mekanisme kerja sistem rekber pada dasarnya sangat sederhana meski sedikit membutuhkan waktu lebih dibandingkan sistem tanpa kehadiran rekber.
Pada mulanya, penjual memposting thread barang jualannya di FJB, kemudian ada pembeli tertarik. Keduanya kemudian berkomunikasi (misalnya melalui sms, telepon, email, YM, atau Private Message – PM – di Kaskus). Keduanya kemudian menyepakati cara pembayaran, katakanlah mereka setuju untuk menggunakan rekber. Kemudian disepakatilah satu pemegang rekber yang mereka anggap dapat dipercaya. Penjual lalu mengontak pemegang rekber untuk memberitahukan detail transaksi pada halaman konfirmasi di http://www.rekber.com sekaligus mentransfer sejumlah uang yang disepakati dengan pembeli, ditambah biaya jasa rekber. Rekber lalu mengkonfirmasi ke penjual via nomor kontaknya dan pada thread jualan si penjual, dan meminta agar penjual segera mengirimkan barangnya kepada pembeli. Lalu dikirimlah barang oleh penjual. Setelah sampai di tangan pembeli, ia dapat mengecek terlebih dahulu  kelengkapan dan fungsi barang sesuai dengan keterangan yang didagangkan pada thread. Jika oke, pembeli kemudian mengkonfirmasi kembali ke rekber via sms dan atau thread konfirmasi rekber bahwa barang sudah diterima dengan baik dan sesuai dengan yang disebutkan pada thread jualan. Rekber kemudian memberi konfirmasi ke penjual via nomor ponsel pribadi penjual dan atau via thread konfirmasi rekber/link jualannya sekaligus mentransfer uang pembelian dari pembeli. Adapun jika barang yang diterima tidak sesuai dengan yang dijanjikan, maka pembeli jika tidak puas dapat kemudian mengembalikan barang tersebut ke penjual, namun pembeli mesti mengkonfirmasi kepada rekber disertai alasannya via thread konfirmasi dan PM. Lalu, rekber akan meneruskan konfirmasi kepada penjual tentang kebenaran pembatalan transaksi. Ketika barang tersebut dikirimkan kembali oleh pembeli dan sudah sampai pada penjual, penjual akan mengkonfirmasi kepada rekber bahwa barang telah diterima kembali untuk selanjutnya rekber akan mentransfer uang pembelian (refund) kembali lagi kepada si pemilik uang (pembeli) setelah dipotong biaya jasa rekber. Berikut ini adalah skema cara kerja rekber yang diambil dari situs resmi rekber di http://www.rekeningbersama.com dan dari thread konfirmasi http://www.rekber.com

Pengaruh Kemudahan (Easy Of Used) Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Online Kaskus
Davis (1989) mendefinisikan kemudahan (ease of use) sebagai suatu tingkatan dimana seseorang percaya bahwa suatu teknologi dapat dengan mudah digunakan. Menurut Goodwin (1987); Silver (1988); dalam Adam, et al. (1992), intensitas penggunaan dan interaksi antara user dengan sistem juga dapat menunjukkan kemudahan. Suatu sistem online yang lebih sering digunakan menunjukkan bahwa sistem tersebut lebih dikenal, lebih mudah dioperasikan dan lebih mudah digunakan oleh user.
Davis (1989) memberikan beberapa indikator kemudahan antara lain meliputi: 1) Teknologi informasi (TI) sangat mudah dipelajari; 2) TI mengerjakan dengan mudah apa yang diinginkan oleh pengguna; 3) Keterampilan pengguna akan bertambah dengan menggunakan TI; 4) TI sangat mudah untuk dioperasikan.  Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kemudahaan (ease of use) merupakan faktor utama yang berpengaruh terhadap penggunaan online shopping (Davis, 1989; Venkatesh dan Davis, 2000; Pikkarainen, et al., 2004).
Situs Kaskus relatif mudah untuk digunakan orang baru sekalipun. Menu – menu dipaparkan secara jelas, icon – icon yang mewakili pilihan pun tersedia. Akan tetapi, ada beberapa istilah pakem yang digunakan di Kaskus yang mungkin belum sepenuhnya dipahami oleh orang awam selain membernya. Untuk pertama kali, kata – kata seperti “cendol ijo”, “bata merah”, “sundul”, atau “gan” mungkin terdengar asing. Akan tetapi, seiring meningkatnya jam terbang di Kaskus, istilah tersebut akan dipahami lambat laun. Dengan adanya kemudahan pada menu – menu Kaskus, dapat disimpulkan bahwa kemudahan akan mengurangi usaha (baik waktu dan tenaga) seseorang di dalam mempelajari sistem online. Jika dianalogikan pada sistem berbelanja online (online shopping), kemudahan dapat diindikasikan bahwa pembeli yang memiliki pengetahuan tentang online shopping tidak mengalami kesulitan ketika berbelanja online dibandingkan pembeli yang tidak memiliki pengetahuan tersebut. Pembeli online percaya bahwa website online shopping yang lebih fleksibel, mudah dipahami dan mudah pengoperasiannya (compartible) sebagai karakteristik kemudahan.

Pengaruh Kualitas Informasi (Information Quality) Terhadap Keputusan Pembelian Online di Kaskus
Informasi yang disajikan pada online shop sebaiknya mencakup informasi berkaitan dengan produk dan jasa yang ada pada online shopping. Informasi tersebut sebaiknya berguna dan relevan dalam memprediksi kualitas dan kegunaan produk atau jasa. Untuk memuaskan kebutuhan informasi konsumen/pembeli online,informasi produk dan jasa harus up-to-date, membantu pembeli online dalam membuat keputusan, konsisten, dan mudah dipahami.
Informasi produk adalah informasi tentang karakteristik suatu produk (www.wikipedia.com). Informasi produk pada online shopping mencakup informasi atribut suatu produk, rekomendasi dari para konsumen, laporan evaluasi, dll. Informasi atribut produk adalah informasi tentang spesifikasi produk, yaitu dimensi ukuran, dimensi warna, dimensi bahan, dimensi teknologi, dan harga dasar suatu produk (Gefen, Karahanna, et al, 2003; Gefen dan Straub, 2003). Lebih lanjut, website online shopping sebaiknyamenyediakan fasilitas kepada konsumen atau pembeli online untuk dapat membuat testimonial atau pernyataan terkait dengan produk atau jasa pada online shopping. Hal ini berguna untuk pembeli online lainnya untuk mengetahui pengalaman pembeli sebelumnya terhadap penjual online dan produk yang dijual oleh penjual online tersebut. Kemudian, website online shopping sebaiknya juga menyediakan laporan evaluasi tentang jenis produk yang laris ataupun kurang peminatnya, penjual yang “lapaknya” laris maupun yang tidak laku. Hal ini dapat digunakan calon pembeli online sebagai bahan pertimbangan ketika akan berbelanja online. Informasi kualitas jasa adalah informasi tentang jasa-jasa yang ada pada online shopping. Informasi kualitas jasa pada online shopping terdiri dari informasi pemesanan, informasi pengiriman, dan promosi yang ditawarkan (http://repository.petra.ac.id/7371/).
Informasi pemesanan mencakup informasi tentang bagaimana cara pemesanan suatu produk, apakah menggunakan kartu kredit, paypal ataupun transfer antar rekening. Selain itu, juga harus menginformasikan apakah setelah order produk barang langsung dikirim, ataupun harus memenuhi kuota minimum pemesanan barang baru barang dikirim. Informasi pengiriman sebaiknya menjelaskan bagaimana cara pengiriman dan total biaya pengiriman yang ditanggung oleh pembeli. Mungkin mudah untuk membandingkan harga dasar produk yang dipasarkan secara online dengan yang dijual di toko atau mal. Akan tetapi, yang perlu diperhatikan adalah total biaya yang muncul yaitu biaya-biaya tambahan seperti misalnya pengiriman produk. Informasi promosi mencakup promosi produk baru, ataupun pemberian diskon untuk pembelian produk. Semakin berkualitas informasi yang diberikan kepada pembeli online, maka akan semakin tinggi minat pembeli online untuk membeli produk tersebut (Park, C.H dan Kim, Y.G. (2003). 
Pada situs Kaskus, kompleksitas informasi yang tertuang pada penjual dan pembeli sebetulnya bisa cukup mengantarkan kedua belah pihak pada ekspektasi yang  cukup untuk melakukan transaksi: dari kotak reputasi (cendol ijo atau bata merah), banyaknya posting, cara mengungkapkan deskripsi barang yang akan dijual, pilihannya akan informasi yang ditukar/disampaikan via sms/PM/thread, dan sebagainya. Akan tetapi, tidak semua anggota mengetahui hal ini. Bagi para anggota yang sudah paham betul cara permainannya, apalagi telah saling  bertemu dan beraktivitas secara offline, hal ini tentunya akan menjadi suatu yang familiar, kompleksitasnya menjadi simpel dan tidak perlu trust disana, semua bisa berjalan dengan cukup membedakannya menjadi misalnya: sudah pernah ketemu offline dan beraktivitas bersama dan sebaliknya. Lalu, bagaimana dengan banyak anggota lain yang belum atau tidak terikat secara familiar dengan komunitas, terlepas dari apakah mereka itu newbie atau bukan.

KESIMPULAN
Kaskus adalah situs forum komunitas maya terbesar di Indonesia. Website ini sangat ramai dikunjungi oleh web browser baik Indonesi maupun luar negeri. Kaskus ini terkenal karena situs ini menyediakan berbagai macam forum, termasuk forum jual beli dengan menyediakan pasar virtual untuk bertransaksi jual beli secara online. Melalui internet, Kaskus menjual produknya yang berupa apparel (pakaian jadi), handphone, mobil, dll.
Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Chung-Hoon Park dan Young-Gul Kim (2003) menemukan bahwa komitmen konsumen terhadap toko online sangat berkaitan dengan kepuasan informasi dan benefit rasional. Hasil mengimplikasikan bahwa informasi toko online yang mempengaruhi masing - masing loyalitas situs dan perilaku pembelian konsumen.
Dari analisis faktor – faktor yang mempengaruhi pembelian online di Kaskus, ada beberapa hal yang dapat diungkapkan, yaitu :
  • Pengguna Kaskus memilki kepercaan (trust) terhadap Kaskus karena adanya Rekber (Rekening Bersama) untuk mengurangi kejahatan belanja online. Hal ini dimaksudkan untuk saling membangun kepercayaan dan menjaga keamanan transaksi yang menguntungkan semua pihak. Mekanisme kerja sistem rekber pada dasarnya sangat sederhana meski sedikit membutuhkan waktu lebih dibandingkan sistem tanpa kehadiran rekber.
  • Situs Kaskus relatif mudah untuk digunakan orang baru sekalipun. Menu – menu dipaparkan secara jelas, icon – icon yang mewakili pilihan pun tersedia. Akan tetapi, ada beberapa istilah pakem yang digunakan di Kaskus yang mungkin belum sepenuhnya dipahami oleh orang awam selain membernya.
  • Pada situs Kaskus, lompleksitas informasi yang tertuang pada penjual dan pembeli sebetulnya bisa cukup mengantarkan kedua belah pihak pada ekspektasi yang  cukup untuk melakukan transaksi: dari kotak reputasi, banyaknya posting, cara mengungkapkan deskripsi barang yang akan dijual, pilihannya akan informasi yang ditukar/disampaikan via sms/PM/thread, dan sebagainya.


DAFTAR PUSTAKA

Chung-Hoon Park dan Young-Gul Kim (2003), Identifying Key Factors Affecting Consumer Purchase Behavior in an Online Shopping Context. nternational Journal of Retail & Distribution Management Volume 31 . Number 1 . pp. 16-29

Kotler, Philip dan Gary Armstong, Dasar-dasar Pemasaran, Terj. Alexander Sindoro, Jakarta: Prenhallindo, 1997.

Ryan, Sherida (2004). Initial Trust Formation in an Online Social Action Network. Conference Working Papers Volume Sixth, International Conference of the International Society for Third-Sector Research, Toronto, Canada

Virtual Middlemen. Forbes Indonesia, May 2011, Volume 2 Issue 5

Butuh Makalah judul lain??
Request saya aja...
Diana (o85868o39oo9)
Ditunggu ordernya yaah?
Thanks